Postingan

Angkat Filosofi Anggrek Serat, Ramli Madjid, SE, MH Cetuskan Julukan "Wonua Sorume" Kolaka Timur

Jurnalinti24news


Kolaka Timur, 1 Juni 2026 – Kabupaten Kolaka Timur telah memiliki arah identitas baru yang berakar kuat pada nilai sejarah dan kekayaan alam lokal. Ramli Madjid, SE, MH, secara luas diakui sebagai tokoh pertama yang mencetuskan istilah "Wonua Sorume" sebagai identitas dan julukan khas bagi Kabupaten Kolaka Timur.

Latar Belakang Gagasan 

Gagasan visioner ini lahir dari kesadaran mendalam Ramli Madjid terhadap potensi besar yang dimiliki daerah. Beliau melihat bahwa Kolaka Timur membutuhkan sebuah identitas pemersatu yang mampu merefleksikan karakteristik geografi, budaya, dan semangat masyarakatnya.

Filosofi "Wonua Sorume"

Secara harfiah, "Wonua" berarti negeri atau daerah, sementara "Sorume" merujuk pada bunga Sorume (anggrek serat), tanaman endemik bernilai tinggi di wilayah tersebut. Penggunaan nama ini membawa pesan filosofis yang sangat kuat:

Simbol Ketangguhan: Anggrek serat dikenal sebagai tanaman yang kuat dan mampu bertahan hidup, mencerminkan kegigihan masyarakat bumi Lodongi/Mekongga.

Simbol Keindahan: Keunikan estetika bunga Sorume melambangkan keindahan alam, keluhuran budi pekerti, dan kedamaian di Kolaka Timur.Warisan Bumi Lodongi/Mekongga: Mengikat kembali hubungan sejarah kontemporer dengan akar tradisi leluhur yang kaya.

Dampak dan Harapan ke Depan

Melalui pencetusan istilah ini, Ramli Madjid berharap "Wonua Sorume" tidak sekadar menjadi slogan formal. Identitas ini diharapkan mampu memperkokoh rasa bangga (sense of pride) generasi muda, serta menjadi kompas dalam pembangunan daerah yang berbasis pada kearifan lokal dan pelestarian lingkungan.

Mhi LiNa, SE