Postingan

Prof DR Sutan Nasomal : Hindari Gonjang Ganjing, Rutan Swasta Seperti Apartemen Mewah Harus di Siapkan Oleh Negara Indonesia Jakarta, Masalah Fasilitas didalam Lembaga Pemasyarakatan atau penjara ada klasifikasi klas bangsal satu kamar belasan penghuni dan satu kamar satu orang dalam arti kata kamar Vif yang dikenal dihuni penjahat kelas kakap atau koruptor sudah hal biasa di LP LP diseluruh Indonesia hanya dalam minggu ini viral kasus kamar mewah di LP Cibinong Kab Bogor dan LP Disukamiskib Bandung mencuat dan menggemparkan dunia mensos dan media onlen ibukota maupun kab di Indonesia sebaiknya memang pemerintah Indonesia meninjau kembali keberadaan fasilitas penjara LP di Indonesia dengan kata lain legalkan saja penjara Umum dan penjara koruptor penjara anak anak penjara remaja dengan kata lain dibuat sarana parasarana masing masing individu seperti penjara penjara LP di luar negeri ada klasifikasi masing masing yang diputus hakim pengadilan terhadap pelaku kejahatan ", ujar Profesor Doktor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), Assotion Of Young Indonesian Advocates menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin Redaksi media cetak onlen dalam luar negeri sekitar kasus viral LP Istimewa di Bogor Bandung dikantor nya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka Dibilangan Cijantung Jakarta 27./9/2026 via telpon selulernya. Rutan seperti Apartemen Kelas Mewah harus di siapkan oleh Negara Indonesia dengan bekerja sama ke pihak Swasta. Hal ini di sampaikan oleh Prof DR Sutan Nasomal SH,MH guru besar ilmu hukum international kepada awak media. 33 Rutan Mewah seperti apartemen mewah memang harus di miliki oleh Negara Indonesia atas dasar pandangan para ahli pembinaan kemasyarakatan. Rutan ini khusus bagi para tahanan yang memiliki persoalan penyakit komplikasi dan butuh pemantauan kesehatan dari para team medis. Tidak boleh para tahanan yang memiliki riwayat penyakit komplikasi di satukan ke ruang tahanan biasa. Kesehatannya para tahanan akan cepat memburuk dan penyakit berat yang sudah ada dalam riwayat medisnya bertambah parah. Sehingga mengganggu tujuan pembinaan pendidikan mental dan kejiwaannya. Rutan Swasta seperti apartemen mewah ini memang tidak gratis dan wajib berbayar seperti masuk hotel berbintang 5 yang memiliki tarif baik dari paket perbulan dengan fasilitas lengkap atau paket perenam bulan dengan paket sarana mewah. Ini akan menunjang proses pembinaan kejiwaan serta moral yang lebih baik kepada para tahanan dari pada Rutan yang sudah ada saat ini. Belajar dari beberapa Negara lain yang memiliki Rutan Mewah sehingga para tahanan bisa hidup sehat dan pembinaan moral kejiwaannya optimal. Hasil dari Rutan Mewah ini akan bisa menjadi contoh kepada semua para pakar pembinaan masyarakat di dunia agar memperlakukan para tahanan secara manusia menjadi prioritas Negara Indonesia. Rutan yang di kelola swasta bisa bekerja sama dengan negara manapun untuk menitipkan narapidananya agar mendapatkan pembinaan di Indonesia dan berbayar yang menguntungkan Lembaga Pemasyarakatan. Sangat baik sekali Rutan Mewah ini di bangun di 30 Propinsi yang ada di Indonesia. Rutan Mewah Seperti Apartemen atau hotel berbintang 5 akan meningkatkan pendapatan di tiap provinsi. Apalagi di bangun di pulau yang dekat dengan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, atau Australia. Rutan mewah memiliki ruangan untuk 2000 para tahanan dengan fasilitas tempat olah raga, kolam renang, lapangan tenis dll, ada ruang edukasi religi bagi para tahanan sesuai agamanya, ada bioskop, fasilitas kesehatan, Sauna dan salon. Seperti hotel bintang 5. Menurut Prof DR Sutan Nasomal SH,MH pakar ilmu hukum international. Tidak ada salahnya Negara Indonesia menyiapkan Rutan Mewah. Agar para tahanan bisa melaksanakan hukumannya dengan lebih baik dan maximal. Tidak akan rugi Negara Indonesia memiliki Rutan Mewah seperti apartemen atau hotel bintang 5. Hal ini akan menjadikan pilihan bagi para tahanan di banyak negara Asia untuk bisa bekerja sama dengan Negara Indonesia. Juga sangat membantu bagi masyarakat Indonesia yang mampu. Indonesia harus mencontoh dari Norwegia dan Austria dalam membangun rutan mewah yang sangat di butuhkan masyarakat. Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Rektor Universitas Pronass Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Ketua Umum YPP BRIGIP Pendiri Ponpes ASS SAQWA PLUS.

Prof DR Sutan Nasomal : Hindari Gonjang Ganjing, Rutan Swasta Seperti Apartemen Mewah Harus di Siapkan Oleh Negara Indonesia Jakarta, Jurnalinti24. …

Kasat Narkoba Polres Tebing Tinggi AKP Jimmy, Sitorus SH. Memperkuat Silaturahmi kepada Media

JURNALINTI24. MY. ID.  Bukan sekadar ngopi biasa, tapi sambil cerita  situasi kota Tebing tinggi, Satuan Reserse Narkoba Polres Tebing tinggi AKP J…

Praktisi Hukum Angkat Bicara: Desak Kapolri Bentuk Tim independen dan Usut Tuntas Kematian WLG

Keluarga almarhumah Winda Lorenza Gowasa dan elemen masyarakat mendesak Presiden RI dan Kapolri untuk membantu memfasilitasi ekshumasi serta otopsi…

Sambut HUT TNI Ke-81: Satgas Yonif 645/GTY Gelar Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis bagi Warga Distrik Kelila

KELILA,  --Dalam rangka menyambut Peringatan Hari Ulang Tahun TNI Ke-81, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 645/Gardatama Yudha Pos Kelila mengge…

Kasat Lantas Polres Tana Toraja, Diganjar Penghargaan Dari Bupati Atas Keberhasilannya

TANA TORAJA - Bertempat Di kantor Bupati, Kasat Lantas Polres Tana Toraja diberkan Penghargaan dari Bupati Tana Toraja atas  keberhasilan  mencipta…

Kemarau Belum Usai, Babinsa Wonosegoro Dampingi Droping Air Bersih untuk Warga Jlobog

Boyolali. Kepedulian terhadap sesama kembali hadir di tengah musim kemarau yang masih dirasakan warga. Babinsa Koramil 17/Wonosegoro Kodim 0724/Boyol…

PROF DR SUTAN NASOMAL : KORUPSI DI BOGOR PARA ASN BAWAHANNYA IKUT PUCUK PIMPINAN SEMUA. MAKA KPK JANGAN BASA BASI HARUS TANGKAP PUCUK SAMPAI AKARNYA

Bogor ,27-9-2026,Mari Kita, Bersuara agar KPK bersihkan Kabupaten Bogor jangan setengah setengah dan selalu tunggu tunggu perintah pusat.  Bila dih…