Postingan

Gerakan Pionir Pemilahan Sampah dan Urban Farming Makassar Dimulai dari Karuwisi Utara

Jurnalinti24news






Makassar, 29 Juli 2026 – Pemerintah Kota Makassar resmi memulai pergerakan masif pemilahan sampah yang diintegrasikan dengan pertanian perkotaan (urban farming). Aksi pembuka gerakan ini ditandai dengan penanaman pohon, bibit jeruk, alpukat, serta berbagai jenis sayuran di Kelurahan Karuwisi Utara (Karut), Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Rabu (29/7/2026).

Agenda kolaboratif ini dihadiri langsung oleh Dewan Ahli Urban Farming, Fadli Arifuddin; Sekretaris Dinas (Sekdis) Lingkungan Hidup Kota Makassar, Andi Pangerang; Camat Panakkukang, Syahril, S.STP. serta Lurah Karuwisi Utara Nurul Muchlisa, S.STP., M.M. Hadir pula jajaran Ketua RT, Ketua RW, dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Sekdis Lingkungan Hidup Kota Makassar, Andi Pangerang, membakar semangat para pejuang sampah dan pengelola urban farming yang hadir. Ia menegaskan bahwa Kelurahan Karuwisi Utara memegang peran krusial sebagai barometer kebersihan dan kemandirian pangan baru di Kota Makassar

"Di Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang inilah pergerakan besar pemilahan sampah dan urban farming resmi kita mulai. Karut akan menjadi contoh nyata (role model) yang nantinya wajib diikuti dan direplikasi oleh kecamatan-kecamatan lain di seluruh Kota Makassar," Ujar Andi Pangerang di hadapan para pengurus RT/RW dan kader lingkungan.

Keterlibatan aktif Fadli Arifuddin sebagai Dewan Ahli Urban Farming memastikan program penanaman bibit buah dan sayur ini menerapkan teknik pertanian kota yang efisien. Pemanfaatan lahan terbatas di wilayah padat penduduk diharapkan mampu mendongkrak ketahanan pangan keluarga sekaligus menghijaukan wilayah Panakkukang.


Camat Panakkukang, Syahril, bersama Lurah Karuwisi Utara, Nurul Muchlisa, menyatakan komitmen penuhnya untuk mengawal keberlanjutan program ini. Mereka memastikan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat RT hingga RW, akan bergerak bersama menyukseskan pemilahan sampah dari rumah tangga dan merawat tanaman urban farming yang telah ditanam.

Melalui integrasi pengelolaan sampah yang adaptif dan penghijauan produktif, Pemerintah Kecamatan Panakkukang optimistis dapat menciptakan lingkungan kelurahan yang lebih bersih, sehat, bernilai ekonomis, dan mandiri.

Mhi LINa, SE