Postingan

Anggota DPRD Malaka Asal Dapil III Atensi Khusus Jembatan Numponi, Theodosia Muit; Ini Usulan Prioritas!

Jurnalinti24news

 


Betun, Anggota DPRD Malaka asal Daerah Pemilihan 3, Theodosia Muit beri atensi khusus kondisi Jembatan Numponi dalam rapat dengar pendapat (RDP) komisi III bersama mitra komisi Dinas PUPR Kabupaten Malaka hari ini, Selasa, 11/02/2025. 


Politisi Partai Nasdem Malaka ini menyoroti kondisi Jembatan Numponi yang belum mendapat penanganan hingga saat ini pasca putus waktu badai seroja pada tahun 2021 lalu. Dirinya menegaskan pentingnya Jembatan Numponi bagi akses transportasi masyarakat dapil tiga. 

"Keberadaan Jembatan Numponi sangat penting untuk menunjang akses transportasi masyarakat dapil 3. Kami sangat berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka memberi perhatian serius sebab kondisi Jembatan Numponi sudah dari tahun 2021 belum ada penangananan hingga saat ini." bebernya.


"Jadi saya usulkan Pembangunan Jembatan Numponi dan ini menjadi usulan prioritas dalam Musrembangcam beberapa waktu lalu, dan harus menjadi atensi bersama dari semua pihak terkait'", tegas Sekretaris Komisi III DPRD Malaka ini. 


Merespon permintaan ini, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Malaka, Paul B. Miki, ST., mengatakan hingga saat ini pihaknya sudah menyiapkan perencanaan terkait Jembatan Numponi berupa RAB dan gambarnya. Hanya saja menurutnya, usulan mengenai penanganan jembatan Numponi merupakan tanggung jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malaka, sehingga pihaknya harus berkoordinasi dengan pihak BPBD Malaka dalam menangani Jembatan Numponi tersebut. 


"Kami akan berkoordinasi dengan BPBD Malaka untuk membuat lagi usulan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana karena Jembatan Numponi rusak karena terdampak bencana seroja tahun 2021 lalu. Kami akan bersurat lagi ke BNPB agar kita bisa bersama-sama bertemu pihak BNPB dalam upaya penanganan Jembatan Numponi ini." Urainya. 


"Terkait RAB dan gambar, sudah kami siapkan dari beberapa waktu lalu, tinggal kita bangun koordinasi dan bertemu pihak BNPB untuk menyampaikan lagi usulan ini agar diatensi oleh BNPB ke depannya." Pungkas Paul Miki.(RB*)