Postingan

Perkuat Literasi Keagamaan, Bimas Buddha Kemenag Sulsel dan PERGABI Salurkan Buku Pembelajaran SMB di Makassar

Jurnalinti24news



Makassar (24 Januari 2026) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan dan literasi generasi muda Buddhis, Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Persatuan Guru Agama Buddha Indonesia (PERGABI) Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan buku pembelajaran bagi Sekolah Minggu Buddhis (SMB) di wilayah Makassar, Sabtu (24/1).

Kegiatan pendistribusian ini dipusatkan di beberapa titik SMB di Makassar sebagai langkah nyata implementasi kurikulum keagamaan yang lebih terstruktur. Buku-buku yang disalurkan mencakup buku teks utama pendidikan agama Buddha dan budi pekerti yang telah disesuaikan dengan standar kurikulum terbaru.

Pembimas Buddha Sulsel Sumarjo, S.Ag., M.M.menyatakan bahwa ketersediaan bahan ajar yang memadai adalah kunci utama dalam membangun karakter anak didik. "Sinergi bersama PERGABI ini bertujuan memastikan setiap siswa Sekolah Minggu Buddhis memiliki akses terhadap sumber belajar yang berkualitas, sehingga nilai-nilai Dharma dapat dipahami dengan baik sejak dini," Ujarnya dalam sambutannya.

Ketua PERGABI Sulsel Sayudi, S.Pd.B menambahkan bahwa peran guru agama Buddha sangat krusial dalam menyampaikan materi tersebut. Selain penyaluran fisik buku, PERGABI juga berkomitmen untuk terus mendampingi para tenaga pendidik dalam teknik pengajaran yang kreatif agar siswa lebih antusias mempelajari ajaran Buddha di era digital ini.

Pihak sekolah dan pengelola SMB menyambut baik inisiatif ini. Bantuan buku tersebut dinilai sangat membantu meringankan beban orang tua siswa serta menyeragamkan materi ajar di seluruh Sekolah Minggu Buddhis yang ada di Makassar.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi para siswa untuk lebih giat belajar dan bagi para guru untuk terus berinovasi dalam mengabdi. Program serupa direncanakan akan terus berlanjut ke wilayah lain di Sulawesi Selatan guna memastikan pemerataan kualitas pendidikan agama Buddha di tingkat provinsi.

Penulis : Mhi LiNa, SE