Aceh Utara - Personel Babinsa Koramil 09/Seunuddon melaksanakan pendampingan langsung terhadap Satgas Jembatan Yonzipur 5/ABW BKO Kodam Iskandar Muda dalam rangka penanganan tanggap darurat bencana banjir di Desa Matang Puntong, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (1/2/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah cepat untuk memulihkan akses transportasi warga yang terputus akibat banjir. Babinsa Koramil 09/Snd menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan awal pemasangan jembatan darurat tipe Bailey 3-1 sepanjang 7 petak berjalan sesuai rencana. “Kami melakukan pendampingan agar proses pemasangan jembatan darurat ini dapat berjalan aman dan tepat sasaran,” ujarnya di lokasi pengerjaan.
Pekerjaan diawali dengan pengecekan kesiapan personel dan materiil guna menjamin keselamatan kerja di lapangan. Selanjutnya, tim gabungan mulai melakukan pemecahan beton sisa jembatan lama dengan dukungan alat berat dari Dinas PUPR. “Fokus awal kami adalah membersihkan struktur lama agar pemasangan jembatan Bailey dapat dilakukan secara presisi,” katanya saat memantau proses di lapangan.
Selain itu, personel TNI juga melaksanakan pemotongan pohon kelapa yang akan digunakan sebagai peling abutmen atau penyangga jembatan. Sebanyak 24 personel TNI yang terdiri dari 18 anggota Yonzipur 5 dan 6 anggota Yonzipur 6 di bawah pimpinan Sertu Kasianto bekerja secara gotong royong. “Cuaca yang cerah hari ini sangat mendukung mobilitas personel dalam penyiapan material di area sungai,” imbuhnya.
Meski pengerjaan masih berada pada tahap persiapan awal, situasi di lapangan terpantau aman dan kondusif. Kehadiran jembatan Bailey ini diharapkan dapat segera memulihkan akses jalan serta mengakhiri isolasi wilayah terdampak banjir di Kecamatan Seunuddon. “Kami akan terus mengawal proses ini hingga jembatan dapat difungsikan dan akses warga kembali normal,” tutupnya.