Makassar, 13 Januari 2026 – Memasuki awal tahun 2026, kondisi pelayanan publik di Kelurahan Cambayya, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, masih memprihatinkan. Sejak rencana pembangunan kembali dicanangkan pada tahun 2019, hingga hari ini gedung definitif Kantor Lurah Cambayya belum kunjung terwujud, membiarkan aktivitas pemerintahan tingkat kelurahan berlangsung di fasilitas darurat selama tujuh tahun terakhir.
Ketidak jelasan proyek pembangunan ini menjadi sorotan tajam warga setempat. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (13/1/2026), lahan yang seharusnya menjadi lokasi gedung baru masih belum menunjukkan aktivitas konstruksi yang signifikan. Padahal, usulan pembangunan selalu masuk dalam daftar prioritas Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) setiap tahunnya.
"Kami sudah menunggu sejak 2019. Setiap tahun dijanjikan akan dibangun, tapi sampai Januari 2026 ini, kami tetap harus berurusan di kantor sementara yang kondisinya kurang representatif bagi pelayanan publik," ujar salah satu tokoh masyarakat Cambayya.
Keterlambatan panjang ini diduga disebabkan oleh berbagai kendala administratif dan pergeseran anggaran yang terjadi selama beberapa periode tahun anggaran. Sejak gedung lama dianggap tidak layak huni pada 2019, operasional kelurahan sempat berpindah-pindah.
Warga berharap Pemerintah Kota Makassar, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Bagian Tata Pemerintahan, memberikan atensi khusus pada tahun anggaran 2026 ini. Fasilitas kantor lurah yang memadai sangat dibutuhkan mengingat Kelurahan Cambayya merupakan wilayah padat penduduk yang memerlukan pelayanan administrasi yang cepat dan nyaman.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kelurahan Cambayya dan Pemerintah Kecamatan Ujung Tanah masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari tingkat kota terkait realisasi anggaran pembangunan fisik yang telah lama mandek tersebut
Liputan : Mhi LiNa, SE