Makassar, 18 Februari 2026 – Ketua Pengurus Daerah Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Yonggris, M.M., menghadiri acara Bainian (kunjungan silaturahmi Tahun Baru Imlek) yang diselenggarakan di Gedung Prajurit Manunggal, Makassar, pada Rabu (18/2/2026). Kehadiran ini mempertegas komitmen Permabudhi dalam menjaga harmoni lintas tokoh dan umat di Sulawesi Selatan.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum bagi para tokoh agama dan masyarakat untuk saling bertukar ucapan selamat serta memperkuat jejaring persaudaraan. Dr. Ir. Yonggris menekankan bahwa tradisi Bainian bukan sekadar perayaan budaya, melainkan ruang perjumpaan yang krusial untuk memupuk toleransi.
“Kehadiran kami adalah wujud dari semangat Bersatu Harmoni, Tulus Mengabdi. Melalui silaturahmi seperti ini, kita memperkokoh fondasi kebersamaan umat Buddha dengan seluruh elemen masyarakat di Makassar,” Tutur Dr. Ir. Yonggris, M.M.
Indonesia (PSMTI) Sulsel, PSMTI Kota Makassar, PERMABUDHI Sulawesi Selatan, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Yayasan Sosial Budi Luhur Makassar, Perkumpulan Hainan Makassar, Perkumpulan Sosial Guang Zhao, Yayasan Abdi Sosial, Yayasan Adi Dharma Sosial, Yayasan Amal Bakti Sosial,Yayasan Amal Sejahtera, Yayasan Aman Makmur, Yayasan Budi Darma Sosial Indonesia, Yayasan Klenteng Kwang Kong, Yayasan Sosial Sapta Mulia Makassar,Yayasan Selatan Sejahtera, Yayasan Tunas Lestari, Ikatan Wanita Tionghoa Indonesia (IWAPI) Sulawesi Selatan, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Sulawesi Selatan, MATAKIN Sulawesi Selatan,Vihara Ibu Agung Bahari dan Persatuan Peranakan Tionghoa Makassar
Sebelumnya, sepanjang Februari 2026, Permabudhi Sulsel telah aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, termasuk aksi penanaman pohon nasional dan menghadiri pemberkahan akhir tahun. Partisipasi dalam acara Bainian hari ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian mempererat moderasi beragama di Sulawesi Selatan.
Mhi LiNa, SE