Postingan

Jurnalinti24news

 





Lhokseumawe - Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat, Babinsa Koramil 16/Banda Sakti jajaran Kodim 0103/Aceh Utara melaksanakan kegiatan pengecekan harga sembako di Pasar Inpres Banda Sakti, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rabu (18/2/2026).





Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 16/Banda Sakti, Sertu Safriadi, sebagai bentuk pengawasan teritorial guna memantau perkembangan harga bahan pokok secara langsung di lapangan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung pengendalian inflasi daerah serta memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat.


Dari hasil pengecekan di sejumlah pedagang, diperoleh data harga sembako sebagai berikut: Beras premium merek Rajawali kemasan 15 kilogram dijual dengan harga Rp230.000. Cabai merah berada di angka Rp35.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit mencapai Rp50.000 per kilogram. Untuk bawang merah tercatat Rp40.000 per kilogram dan bawang putih Rp36.000 per kilogram.


Komoditas minyak goreng curah dijual Rp19.000 per liter. Sementara minyak goreng kemasan merek Sanco dibanderol Rp23.000 per liter dan merek Kita Rp20.000 per liter. Harga daging ayam bervariasi, untuk ukuran sedang berkisar antara Rp55.000 hingga Rp65.000 per ekor, sedangkan ukuran besar sekitar Rp60.000 per ekor. Daging sapi tercatat Rp170.000 per kilogram. Mie instan per dus berada di kisaran Rp120.000 dan telur ayam ukuran sedang per papan dijual Rp52.000.


Kegiatan monitoring ini akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk komitmen aparat teritorial dalam menjaga stabilitas ekonomi wilayah. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pasar juga menjadi sarana komunikasi sosial dengan para pedagang dan masyarakat, guna menyerap informasi serta memastikan situasi tetap kondusif.


TNI melalui aparat kewilayahan senantiasa siap hadir di tengah masyarakat, mengawal stabilitas dan menjaga ketahanan pangan demi kesejahteraan rakyat.