Makassar, 8 Februari 2026 – Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Kantor Perwakilan Makassar menyelenggarakan acara Pemberkahan Akhir Tahun 2025 dengan khidmat di Ballroom Hotel Aston Makassar, Minggu (8/2). Mengusung tema syukur dan cinta kasih universal, acara ini dihadiri oleh ratusan relawan, tokoh masyarakat, serta donatur untuk bersama-sama mendoakan kedamaian dunia dan keselamatan bangsa.
Acara tahunan ini merupakan bentuk apresiasi Tzu Chi kepada para donatur dan relawan yang telah mendukung berbagai misi kemanusiaan selama setahun terakhir. Melalui penayangan video Kilas Balik Tzu Chi Dunia dan Indonesia, para hadirin diajak menyaksikan bagaimana bantuan medis, bantuan bencana, serta pendampingan masyarakat telah membawa perubahan nyata bagi mereka yang membutuhkan.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting lintas organisasi dan tokoh keagamaan Buddha, di antaranya Ketua Yayasan Tzu Chi Indonesia Soandy Gosal, Henny Laurence, PEMBIMAS Buddha Provinsi Sulawesi Selatan Sumarjo, S.Ag., M.M., Ketua PERMABUDHI Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Ir. Yongris, M.M., Steven Sanusi, serta Romo PMY Hemajayo Thio.
Ketua Tzu Chi Makassar Soandy Gozal dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga keselarasan hati di tengah tantangan global. "Pemberkahan ini bukan sekadar tradisi, melainkan momen untuk menyucikan hati manusia, menyelaraskan masyarakat, dan berdoa agar dunia bebas dari bencana," ujarnya.
Salah satu momen paling sakral dalam acara ini adalah pembagian Angpau Berkah dan Kebijaksanaan dari Master Cheng Yen, pendiri Yayasan Buddha Tzu Chi. Angpau ini merupakan wujud syukur dan doa dari Master Cheng Yen kepada setiap orang yang telah menyisihkan niat baik mereka untuk menolong sesama.
Acara ditutup dengan prosesi doa bersama. Seluruh hadirin menyalakan pelita di tangan masing-masing, menciptakan suasana syahdu yang melambangkan cahaya kebijaksanaan dalam kegelapan. Doa dipanjatkan agar di tahun 2026 ini, masyarakat semakin harmonis dan penuh kasih sayang.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Buddha Tzu Chi Makassar berharap dapat terus menginspirasi warga Makassar untuk menebarkan benih kebajikan dan mempererat tali persaudaraan antar sesama tanpa memandang suku, agama, maupun ras.
Penulis : Mhi LiNa, SE