Makassar, 14 Februari 2026 – Upaya penguatan penegakan hukum berbasis ilmiah di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) memasuki babak baru. Hari ini, Sabtu (14/02/2026), jajaran pengurus Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) Cabang Sulselbar periode 2025-2028 resmi dilantik dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Ballroom Hotel Aryaduta, Makassar.
Acara ini dihadiri oleh tokoh penting kedokteran forensik kepolisian, AKBP Dr. dr. Mauluddin Mansyur, S.H.,S.Sos M.H., M.Kes., Sp.FM. Kehadiran beliau menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara praktisi klinis forensik dengan Korps Bhayangkara dalam mengungkap kebenaran melalui bukti-bukti medikolegal yang akurat.
Integrasi Kedokteran dan Hukum
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dr. dr. Mauluddin Mansyur memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru yang dipimpin oleh IPTU dr. Andi Iqbal Iskandar, Sp.FM., M.H., M.A.R.S., QHIA. Beliau menekankan bahwa peran dokter forensik di masa depan tidak hanya terbatas pada meja otopsi, namun juga sebagai pilar utama dalam memberikan keterangan ahli di persidangan.
"Sinergi antara PDFMI dan institusi penegak hukum adalah kunci. Dengan pengurus yang baru dilantik, kita harapkan standar operasional prosedur (SOP) medikolegal di wilayah Sulselbar semakin solid dan selaras dengan kebutuhan penyidikan polisi hingga pembuktian di pengadilan," Tutur AKBP Dr. dr. Mauluddin Mansyur di sela acara.
Dukungan Akademisi dan Organisasi Profesi
Pelantikan ini juga disaksikan oleh sejumlah tokoh berpengaruh yakni : Ketua Umum PDFMI Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, D.F.M., Sp, Prof. Dr. dr. Syarifuddin Wahid, Sp.PA(K)., Sp.FM(K) (Dewan Penasehat PDFMI), Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K) (Dekan FKIK Unismuh Makassar), dr. H. Bachtiar Baso, M.Kes. (Wakil Ketua IDI Wilayah Sulsel), serta perwakilan IDI Cabang Makassar.
Visi Pengurus Baru
Ketua terpilih, IPTU dr. Andi Iqbal Iskandar, dalam sambutan perdananya menyatakan komitmen untuk membawa PDFMI Sulselbar menjadi organisasi yang lebih modern dan responsif. Penguatan kompetensi anggota dan pemanfaatan teknologi forensik digital menjadi salah satu agenda utama dalam masa bakti tiga tahun ke depan.
Berikut susunan lengkap personalia Pengurus Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) Cabang Sulawesi Selatan dan Barat periode 2025-2028:
Ketua : IPTU.dr.Andi Iqbal Iskandar, M.H, MARS, Sp.FM, QIHA
Wakil Ketua : dr.Jaury. P.Sutjianto, Sp.FM
Sekretaris : dr.Enno Elfandari, M.Kes, Sp.FM
Bendahara : dr.Andini Febrianty, Sp.FM
Dewan Penasehat :
1. Prof.dr.Syarifuddin Wahid, Ph.D, Sp.PA(K), DFM, Sp.FM
2. Dr.dr.Gatot.S.Lawrence, M.Sc, Sp.PA(K), DFM, Sp.FM, FESC
3. dr.H.Djumadi Achmad, Sp.PA(K), Sp.FM
4. dr.Tarsisia Truly Djimahit, DFM, Sp.PA(K), Sp.FM, DFM
5. Prof.Dr.dr.Rina Masadah, M.Phill, Sp.PA(K), DFM
6. dr.Gunawan Arsyadi, Sp.PA(K), Sp.FM
7. dr.Cahyono Kaelan, Ph.D, Sp.PA(K), Sp.FM, Sp.N,DFM
Dewan Pakar :
1. AKBP.Dr.dr.Mauluddin Mansyur, S.H, S.Sos, M.H, M.Kes, Sp.FM
2. Dr.dr.Berty.J.Nelwan, M.Kes, Sp.PA(K), Sp.FM, DFM
3. Dr.dr.Jerny Dase, S.H, M.Kes, Sp.FM
4. dr.Denny Mathius, M.Kes, Sp.FM
5. Dr.dr.Hj.Annisa Anwar Muthaher, S.H, M.Kes, M.H, Sp.FM
6. dr.Muh.Husni Cangara, Ph.D, Sp.PA(K), DFM
7. dr.Afriani Early, S.H, Sp.FM
Bidang- Bidang :
1. Bidang akademik dan Penelitian:
Kordinator : dr.S.Zulfikar.G.Assegaf, M.H, M.Tr.Adm.Kes, Sp.FM, CFAS, CPSc
Anggota : dr.Ulfa Camelia indiasari, M.Kes, Sp.FM
2. Bidang Sumber Daya Manusia :
Koordinator : dr. Indrayaty AR, Sp.FM
Anggota : Dr.dr.Ressy Dewiyanti, M.Kes, Sp.FM
3. Bidang Pengabdian kepada Masyarakat :
Koordinator : dr.Tjiang Sari Lestari, Sp.FM, M.For.Anth, Dip.FMS
Anggota : dr. Nur Rafni Rafid, Sp.FM
Dengan semangat profesionalisme, PDFMI Cabang Sulselbar siap menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat dan negara mendapatkan keadilan melalui pembuktian medis yang objektif dan terpercaya.
Tentang PDFMI Cabang SulselBar:
Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) Cabang Sulselbar adalah organisasi profesi yang menghimpun dokter spesialis forensik di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, bertujuan untuk mengembangkan ilmu kedokteran kehakiman demi kepentingan kemanusiaan dan keadilan.
Mhi LiNa, SE