Postingan

SEMARAK IMLEK 2577; SAAT 22 ORGANISASI TIONGHOA MAKASSAR MELEBUR DALAM TRADISI "BAINIAN"

Jurnalinti24news






Makassar, 18 Februari 2026 – Semarak Imlek 2577 di Balai Prajurit Jenderal M. Jusuf (Gedung Manunggal), Rabu (18/2). Warga Tionghoa dari berbagai latar belakang profesi dan usia berkumpul menjadi satu dalam acara Bainian Bersama untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Hadir Walikota Makassar Munafri Arifuddin, SH, Wakil Gubernur SulSel Fatmawati Rusdi, Kapolrestabes Makassar: Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si. Kapolres Pelabuhan Makassar: AKBP Rise Sandiyantanti, S.H., S.I.K., M.Si. Kebangpol Kota Makassar Dr. Ir. Fathur Rahim, ST. MT. IAI, Jajaran Forkopimda Sulawesi Selatan, Willyanto Tanta, Dr. Yonggris,MM serta tokoh-tokoh lintas agama yang ikut mendoakan kesejahteraan masyarakat. 

Perwakilan 22 organisasi Tionghoa yakni : Indonesia (PSMTI) Sulsel, PSMTI Kota Makassar, PERMABUDHI Sulawesi Selatan, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Yayasan Sosial Budi Luhur Makassar, Perkumpulan Hainan Makassar, Perkumpulan Sosial Guang Zhao, Yayasan Abdi Sosial, Yayasan Adi Dharma Sosial, Yayasan Amal Bakti Sosial, Yayasan Amal SejahteraYayasan Aman Makmur, Yayasan Budi Darma Sosial Indonesia, Yayasan Klenteng Kwang Kong, Yayasan Sosial Sapta Mulia Makassar, Yayasan Selatan Sejahtera, Yayasan Tunas Lestari, Ikatan Wanita Tionghoa Indonesia (IWAPI) Sulawesi Selatan, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Sulawesi Selatan, MATAKIN Sulawesi Selatan, Vihara Ibu Agung Bahari dan Persatuan Peranakan Tionghoa Makassar

Acara ini menjadi sangat istimewa karena berhasil menyatukan 22 organisasi dan paguyuban Tionghoa yang ada di Makassar dalam satu wadah silaturahmi. Tradisi Bainian yang berarti saling memberi salam dan doa keselamatan ini dilakukan secara kolosal di tengah hiruk-pikuk Kota Makassar.

Simbol Kekuatan dalam Kebersamaan

Ketua Panitia Bersama, A Piu Darmanto, menyampaikan bahwa acara ini merupakan manifestasi dari kerukunan antar warga. "Hari ini kita melepas ego sektoral antar organisasi. Di gedung ini, kita hanya satu: warga Makassar yang bersyukur atas datangnya Tahun Kuda Api," Tuturnya

Sesuai dengan tema nasional Harmoni Imlek Nusantara, perayaan ini tidak hanya di isi dengan ritual adat, tetapi juga penampilan seni budaya yang memukau. Atraksi barongsai dan tarian tradisional Tionghoa bersanding dengan keramahtamahan khas Bugis-Makassar, menciptakan suasana yang hangat dan inklusif.

Apresiasi dari Pemerintah Kota

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, SH, yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan komunitas Tionghoa. Beliau menegaskan bahwa acara seperti ini adalah pilar utama dalam memperkuat posisi Makassar sebagai Kota Multi kultural yang aman dan damai, "Ujarnya 








Menuju Jappa Jokka Cap Go Meh

Perayaan Bainian di Gedung Manunggal ini merupakan pembuka dari rangkaian acara Imlek di Makassar. Seluruh elemen organisasi yang hadir hari ini menyatakan kesiapannya untuk mensukseskan festival budaya tahunan Jappa Jokka Cap Go Meh yang akan digelar di sepanjang Jalan Sulawesi dalam waktu dekat.

Melalui kegiatan ini, warga Tionghoa Makassar berharap Tahun Kuda Api 2577 membawa keberuntungan, kesehatan, dan yang terpenting adalah kedamaian bagi seluruh rakyat Indonesia 

Mhi LiNa, SE