Postingan

Vihara Avalokitesvara Makassar Gelar Ritual Penyambutan Dewa Rejeki (Chai Shen Ye) Menyongsong Tahun Kuda Api

Jurnalinti24news




Makassar, 16 Februari 2026 – Ratusan umat Buddha dan masyarakat Tionghoa memadati Vihara Avalokitesvara di Jalan Sumba, Makassar, untuk melaksanakan ritual tahunan menyambut kedatangan Dewa Chai Shen Ye atau Dewa Rejeki pada Senin (16/02). Perayaan ini merupakan bagian penting dari rangkaian tradisi menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang jatuh pada 17 Februari 2026. 

Ritual penyambutan yang dimulai sejak pukul 21.30 Wita ini dipusatkan pada doa bersama untuk memohon kelimpahan rejeki, kesehatan, dan keharmonisan bangsa. Di bawah naungan tahun Kuda Api, perayaan kali ini dimaknai sebagai simbol semangat, energi tinggi, dan peluang besar bagi masyarakat untuk bangkit dan berakselerasi. 

Sorotan Acara:

Sembahyang Bersama: Umat melakukan penghormatan kepada altar Dewa Chai Shen Ye dengan menyalakan dupa dan lilin merah sebagai simbol penerangan jalan rejeki.

Atmosfer Kebersamaan: Suasana Vihara di Jalan Sumba dihiasi ornamen merah dan emas khas Imlek, menciptakan nuansa khidmat sekaligus meriah di tengah kota Makassar.

Pesan Persatuan: Sejalan dengan kunjungan tokoh nasional di berbagai vihara, perayaan tahun ini mengedepankan pesan kepemimpinan moral dan persatuan bangsa di tengah masyarakat yang majemuk. 

"Penyambutan Dewa Rejeki bukan sekadar memohon materi, melainkan wujud rasa syukur dan optimisme kita memasuki tahun yang baru. Kami berharap semangat Kuda Api membawa energi positif bagi ekonomi dan kesejahteraan seluruh warga Makassar," ujar salah satu pengurus Vihara.

Rangkaian acara di Vihara Avalokitesvara akan berlanjut dengan ibadah utama esok hari saat Tahun Baru Imlek, diikuti oleh ritual Pai Tiang Tong pada 24 Februari, dan puncaknya adalah perayaan Cap Go Meh atau Jappa Jokka pada 3 Maret 2026. 

Pihak keamanan setempat bersama tokoh masyarakat terus bersinergi untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan tertib, mempertegas reputasi Makassar sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama. 

Mhi LiNa, SE