Makassar 14 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama (bukber) dengan tokoh masyarakat dan mahasiswa asal Sidrap di Kota Makassar. Kegiatan yang berlangsung di Mes Penghubung (Asrama) Sidrap, Jalan Bau Mangga, pada Sabtu (14/3/2026) ini dihadiri langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.
Turut hadir H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M.: Bupati Sidrap periode 2025–2030, Hj. Nurkanaah, S.H., M.Si Wakil Bupati Sidrap, Ketua DPRD Takyuddin Masse, M.Si. Pengurus Pusat IKM Sidrap, Pengurus Pusat ISA Sidrap, Perwakilan dari Ikatan Sarjana Asal (ISA), Pengurus Pusat IPMI Sidrap, Pengurus dan anggota Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia (IPMI) Sidenreng Rappang, Tokoh Masyarakat Sidrap di Makassar, Mahasiswa Asal Sidrap, puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Makassar (UNHAS, UNM, UIN, dll.) yang berasal dari Kabupaten Sidrap dan Jajaran Pejabat Pemkab Sidrap
Acara ini menjadi momentum istimewa karena mempertemukan tiga pilar organisasi besar masyarakat Sidrap, yakni Ikatan Kekerabatan Masyarakat (IKM) Sidrap, Ikatan Sarjana Asal (ISA) Sidrap, dan Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia (IPMI) Sidrap.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menekankan pentingnya menghidupkan kembali fungsi Mes Pemda sebagai pusat interaksi warga Sidrap di perantauan. Ia sempat mengenang masa-masa sulitnya saat masih menjadi mahasiswa dan sering menginap di tempat tersebut, sehingga ia ingin fasilitas ini tetap menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh "anak-anak" Sidrap yang sedang menempuh pendidikan atau bekerja di Makassar.
“Mari kita rapatkan barisan. Mes ini bukan sekadar bangunan, tapi simbol kekeluargaan kita semua di Makassar,” ujar Bupati dalam arahannya.
Pesan Strategis dan Program Unggulan
Selain mempererat tali persaudaraan di bulan suci Ramadan 1447 H, Bupati juga memaparkan berbagai program unggulan pemerintah daerah, termasuk upaya menghapus stigma negatif dan memperkuat identitas Sidrap sebagai lumbung pangan yang religius dan maju.
Acara ini diakhiri dengan doa bersama dan berbuka puasa dengan hidangan khas daerah, menciptakan suasana keakraban yang kental antara pejabat pemerintah, praktisi, akademisi, dan mahasiswa.
Mhi LiNa, SE