Makassar – Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar sukses menyelenggarakan festival tahunan Jappa Jokka Cap Go Meh 2577/2026. Perhelatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 28 Februari hingga 1 Maret 2026, di sepanjang Jalan Sulawesi ini berhasil menyedot antusiasme ribuan warga dan wisatawan sebagai simbol kuatnya toleransi di Kota Makassar.
Acara di hadiri oleh Walikota Makassar Munafri Arifuddin, SH, Ketua DPD Permabudhi SulSel Dr. Ir. Yongris, MM, Ketua Permabudhi Makassar Susan, perwakilan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Makassar, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar (Sekaligus meresmikan Kelurahan Sadar Kerukunan), Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Sulawesi Selatan, Para pimpinan Vihara dan Klenteng di Makassar, termasuk pengurus Vihara Istana Dewi Kuan Im, Pimpinan ormas keagamaan (MUI, PGI, KWI, PHDI, dan Matakin), Kapolrestabes Makassar.dan Dandim 1408/Makassar.
Acara yang bertepatan dengan suasana menjelang bulan suci Ramadhan ini mengusung konsep akulturasi budaya yang kental. Festival dibuka dengan Parade Budaya dan Arak-arakan Ritual pada Sabtu sore, yang menampilkan kirab dewa-dewi, atraksi Barongsai, hingga kehadiran spesial Tangsing dan Tu’a-Tu’a Tanah Minahasa yang memberikan nuansa spektakuler pada perayaan tahun ini.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam sambutannya menekankan bahwa ajang Jappa Jokka bukan sekadar perayaan etnis tertentu, melainkan ruang silaturahmi lintas etnis dan agama. "Keberagaman adalah kekuatan utama Makassar sebagai kota multikultural," Tuturnya saat menghadiri rangkaian acara.
Selain atraksi budaya, festival ini juga memanjakan pengunjung dengan:
Pasar Murah & Kuliner: Menghadirkan ratusan tenant UMKM, termasuk pilihan kuliner halal untuk mendukung suasana inklusif.
Simbol Toleransi: Pelaksanaan kegiatan ngabuburit dan buka puasa bersama di lokasi acara sebagai bentuk penghormatan terhadap kerukunan antarumat beragama.
Makassar Heritage Run: Sebagai penutup rangkaian acara pada Minggu pagi, 1 Maret 2026, ribuan peserta berlari melintasi kawasan bersejarah di sekitar Pecinan.
Peresmian Kelurahan Sadar Kerukunan: Kemenag Makassar memanfaatkan momentum ini untuk meresmikan 10 Kelurahan Sadar Kerukunan sebagai wujud nyata harmoni di Kota Makassar.
Ketua DPD Permabudhi Sulsel Dr. Ir. Yongris,MM menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk dukungan dari Vihara Istana Dewi Kuan Im dan berbagai elemen masyarakat yang menjaga ketertiban selama acara berlangsung. Perayaan ini diharapkan terus menjadi agenda wisata nasional yang membawa berkah dan kemakmuran bagi seluruh warga, " Tutupnya
Mhi LiNa, SE