Makassar – Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Sulawesi Selatan sukses menyelenggarakan puncak perayaan Imlek 2576 / 2026 yang dikemas dalam Festival Cap Go Meh Makassar Zou Zou 2026 di sepanjang Jalan Sulawesi, kawasan Pecinan Makassar, Selasa (3/3/2026). Perayaan tahun ini tampil unik dan penuh makna karena bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadan 1447 H.
Sinergi Budaya dan Toleransi
Mengusung konsep "Imlek Nusantara", WALUBI menekankan pentingnya kolaborasi dan harmoni antar umat beragama. Ketua DPD WALUBI Sulsel Henry Sumitomo menyatakan bahwa," Festival ini bukan sekadar perayaan etnis, melainkan simbol kuatnya toleransi di Kota Makassar. Kehadiran berbagai elemen masyarakat di tengah suasana Ramadan mempertegas pesan kebersamaan tersebut, " Tuturnya
Rangkaian Acara Terpadu
Sejak sore hari mulai pukul 16.00 Wita, ruas Jalan Sulawesi telah dipadati oleh ribuan warga dan ditutup total untuk memberikan ruang bagi berbagai atraksi:
Kirab Budaya & Barongsai: Penampilan spektakuler barongsai tonggak, naga (liong), serta parade tambur dan bedug yang berkolaborasi dengan rampak bedug khas nuansa Islami.
Festival Kuliner UMKM: Sebanyak 150 hingga 160 booth UMKM terbaik di Makassar menjajakan berbagai penganan khas, yang juga dimanfaatkan warga sebagai lokasi "ngabuburit" dan buka puasa bersama.
Atraksi Tradisional: Kehadiran atraksi khas Tang Tsing & Tu'a-Tu'a Tanah Minahasa turut menyemarakkan arak-arakan di jalanan.
Dukungan Pemerintah dan Mitra
Acara ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Makassar dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), perwakilan SKPD, Kakanwil Kemenag provinsi Sulawesi Selatan, Pembimas Buddha Sumarjo, S Ag, Tokoh Agama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati kawasan Pecinan.
Penyelenggaraan festival ini didukung penuh oleh Pemerintah Kota Makassar, Mr Green Production, serta berbagai mitra strategis seperti Bank BNI dan Honda Jagoanku.
Dampak Ekonomi
Selain sebagai sarana hiburan dan budaya, Festival Cap Go Meh 2026 terbukti menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui perputaran transaksi yang signifikan pada sektor UMKM di kawasan Pecinan.
Mhi LiNa, SE