Postingan

Camat Tallo Andi Husni, S.STP, M.SI Sambangi Adi Saputra Yang Viral; Membeli Air Bersih; Prioritaskan Bantu Orang Tua di Tengah Krisis Air Bersih

Jurnalinti24news

 


Makassar– Sebuah kisah inspiratif datang dari Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Makassar. Muhammad Adi Saputra, seorang pelajar, mendadak viral setelah tertangkap kamera warga tengah berjuang memikul jerigen air demi membantu ekonomi keluarga dan melayani kebutuhan warga di Jalan Galangan Kapal, RT 007 RW 005, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo Makassar

Adi diketahui tidak masuk sekolah demi mengantarkan air bersih kepada warga yang membutuhkan. Dengan menggunakan gerobak sederhana dan jerigen, ia menyusuri lorong-lorong pemukiman untuk mendistribusikan air bersih, mengingat wilayah tersebut tengah mengalami kesulitan akses air.

“Saya mau bantu orang tua. Kasihan kalau mereka sendiri yang angkut, apalagi banyak warga yang sedang butuh air sekarang,” ungkap Adi saat ditemui di lokasi.

Aksi Adi ini memancing simpati luas dari pemerintah kecamatan Tallo dan warga sekitar. Meski memiliki semangat belajar yang tinggi, kondisi ekonomi dan tanggung jawab membantu orang tua memaksanya untuk sementara waktu mendahulukan pekerjaan tersebut. Perjuangannya menjadi simbol bakti anak sekaligus pengingat akan urgensi pemenuhan fasilitas air bersih di wilayah Tallo.

Kehadiran Camat Tallo Andi Husni S.STP, M.Si, Lurah Buloa Naz Alamsyah Wiradinata, S.E, Lurah Kaluku Bodoa Alwan Januar, S.STP, perwakilan BPBD, Ketua RT RW se Kelurahan Kaluku Bodoa dan Ketua RT RW se- Kelurahan Buloa, Perwakilan PDAM dan perwakilan SD Cambayya 2 Makassar di Jalan Permandian 1 Kelurahan Kaluku Bodoa pada hari selasa (21/04/2026) 


Saat Camat Tallo Andi Husni, S.STP., M.Si memberi keterangan dan menekankan bahwa," Pendidikan anak harus tetap menjadi prioritas utama agar masa depan anak tersebut tidak terganggu oleh beban ekonomi keluarga dan menginstruksikan pihak Kelurahan Kaluku Bodoa untuk berkoordinasi dengan PDAM guna memastikan distribusi bantuan air bersih ke titik-titik krisis, sehingga warga tidak sepenuhnya bergantung pada pembelian air jerigen manual serta memastikan pihak kelurahan mendampingi anak tersebut tidak lagi putus sekolah atau sering absen hanya untuk bekerja, " Tutur Camat Tallo Andi Husni, S.STP, M.SI 

Di saat yang sama Lurah Kaluku Bodoa Alwan Januar Setiawan, S.STP. mengatakan bahwa, " Kami telah memantau situasi ini dan berupaya memberikan perhatian lebih, terkait pendistribusian bantuan air bersih ke titik-titik krisis maupun memastikan agar Adi dapat kembali melanjutkan pendidikannya tanpa terbebani masalah ekonomi, "Jelas Lurah Kaluku Bodoa 

Kisah Muhammad Adi Saputra diharapkan menjadi pemantik bagi berbagai pihak untuk lebih peduli terhadap akses hak dasar warga dan masa depan pendidikan anak-anak di wilayah rentan.

Mhi LiNa, SE