Makassar, 3 Juni 2026 – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Umat Buddha Indonesia (DPC Permabudhi) Kota Makassar, Suzanna, S.E., M.Pd., menghadiri Dialog Kerukunan 2026 yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Sultan Alauddin Hotel & Convention, Makassar. Pertemuan strategis ini mengusung tema "Wujudkan Beragama Maslahat dan Berkebudayaan Maju Untuk Makassar Mulia".
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh lintas agama, perwakilan pemerintah kota, serta akademisi. Dialog bertujuan untuk memperkuat harmoni sosial, memperluas ruang perjumpaan inklusif, dan menyinergikan nilai keagamaan dengan kemajuan kebudayaan lokal demi kesejahteraan seluruh warga Makassar.
Suzanna, S.E., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas inisiatif FKUB Makassar dalam merajut kebersamaan. Ia menegaskan komitmen penuh umat Buddha di Makassar untuk berkontribusi aktif dalam menciptakan kemaslahatan bersama melalui aksi nyata yang menyentuh masyarakat luas
"Beragama yang maslahat berarti nilai-nilai spiritualitas harus termanifestasi dalam tindakan sosial yang membawa kedamaian dan manfaat bagi sesama. Melalui sinergi budaya yang maju, kita dapat mengikis sekat perbedaan dan bersama-sama merawat fondasi toleransi demi mewujudkan visi Makassar Mulia," Ujarnya
Ia juga menambahkan bahwa Permabudhi Makassar terus mendorong program-program kemanusiaan dan kepemudaan berbasis Eco Dhamma dan moderasi beragama agar generasi muda Buddha siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan akar budaya serta nilai spiritualnya.
Dialog Kerukunan 2026 menghasilkan komitmen bersama antar-tokoh agama untuk mengoptimalkan peran rumah ibadah sebagai pusat edukasi kedamaian. Seluruh elemen yang hadir sepakat untuk aktif menangkal polarisasi digital dan memperkuat gotong royong demi menjaga stabilitas serta keharmonisan Kota Makassar yang inklusif.
Mhi LiNa, SE