Makassar — Forum Wartawati (FORWATI) Provinsi Sulawesi Selatan sukses menggelar Seminar Profesionalisme Pers di Era Digital pada Sabtu (13/06/2026). Kegiatan yang berlangsung di Warkop 29, Jalan Mappaoddang, Makassar
Ketua FORWATI Sulawesi Selatan Hasmiati Umi menegaskan bahwa kecepatan teknologi harus diimbangi dengan akurasi dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Era digital menuntut wartawan untuk bergerak cepat, namun tidak boleh mengorbankan kualitas serta validitas informasi yang disajikan kepada masyarakat, "Tuturnya
Materi pertama dibawakan oleh praktisi hukum sekaligus Direktur Pukat Sulsel, Andi Farid Mamma, S.H., M.H. memaparkan bahwa, "Aspek-aspek hukum yang mengikat kerja jurnalistik serta pentingnya perlindungan hukum bagi wartawan yang menjalankan tugasnya sesuai undang-undang dan juga agar wartawan tetap bekerja profesional dengan menghormati hak-hak masyarakat dan narasumber agar terhindar dari delik hukum. Literasi Keuangan dan Kolaborasi, " Ujarnya
Dan materi berikutnya dari perwakilan Ketua LSM LPK Sulsel, Ibu Ina mengatakan bahwa, "Peran strategis LSM dan pers sebagai mitra penyeimbang, dimana sinergi keduanya sangat penting dalam mengawal transparansi, pelayanan publik, dan menyalurkan aspirasi warga ke pemerintah,"Imbuhnya
Sehingga melalui seminar ini, FORWATI Sulsel berkomitmen untuk terus menjadi wadah peningkatan kapasitas bagi jurnalis perempuan. Penguatan keterampilan digital dinilai menjadi kunci utama agar wartawati mampu bersaing, memimpin ruang redaksi, dan memproduksi karya jurnalistik yang berdampak luas.
Mhi LiNa, SE