Makassar, 4 Juli 2026 – Sebuah nasib pilu menimpa Saiful, seorang petugas kebersihan yang telah mendedikasikan dirinya bekerja di mobil sampah sejak tahun 2016 hingga sekarang. Di tengah persiapan hari bahagianya untuk melangsungkan pernikahan, Saiful justru harus terbaring tak berdaya akibat kecelakaan kerja hebat yang dialaminya saat bertugas.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat pagi, 24 Juni 2026. Saat itu, Saiful sedang menjalankan tugasnya menyusun sampah di dalam mobil truk sampah yang digunakannya beroperasi. Namun, Saiful kehilangan keseimbangan hingga terjatuh dari atas mobil tersebut.Hingga hari ini, Sabtu (4/7),
Saiful tercatat sudah 11 hari lamanya terbaring. Sangat disayangkan, di tengah kondisi sulit ini, pihak dinas terkait—dalam hal ini Pengawas Kebersihan Kantor Kecamatan Rappocini—diduga menutup mata. Sejak hari pertama kecelakaan hingga sekarang, pihak pengawas sama sekali belum pernah datang untuk menjenguk ataupun melihat kondisi Saiful.
Mengingat jadwal pernikahan yang tidak bisa ditunda, prosesi sakral tersebut akhirnya tetap dilaksanakan dalam kondisi yang sangat mengharukan. Karena Saiful hanya bisa terbaring di tempat tidur, akad nikah digelar langsung di lokasi tempatnya dirawat.
Pernikahan ini dapat terlaksana berkat kebijakan mulia dan kepedulian dari Kepala Desa Alenangka bersama Kepala KUA Kecamatan Sinjai Selatan, Bapak Agussariman. Pihak pemerintah desa dan KUA bersedia datang langsung mengunjungi calon pengantin pria yang tengah terbaring sakit demi menyatukan kedua mempelai dalam ikatan suci.Atas kebaikan tersebut, pihak keluarga besar korban menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang sangat mendalam.
"Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih banyak yang sebesar-besarnya atas kebijakan dan kebaikan Bapak Kepala Desa Alenangka serta Bapak Agussariman dari KUA Sinjai Selatan yang telah mengunjungi dan menikahkan anak kami yang sedang terbaring sakit," Ungkap perwakilan keluarga Saiful, Sabtu (4/7).
Pihak keluarga kini berharap adanya empati, keadilan, serta tanggung jawab nyata dari pihak Kecamatan Rappocini atas kecelakaan kerja yang menimpa Saiful, mengingat korban telah mengabdi selama 10 tahun demi kebersihan wilayah tersebut.
Red