Postingan

36 RUMAH TERBAKAR DI KANDEA 3 LORONG 3 TEMBUS LORONG 2, 60 KK / 245 JIWA TERDAMPAK

Jurnalinti24news






Makassar, 11 Agustus 2026– Telah terjadi kebakaran permukiman padat penduduk di Jalan Kandea 3 Lorong 3 tembus Lorong 2, RT 03 / RT 04, RW 04, Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, pada hari Senin, 10 Agustus 2026, sekitar pukul 18.30 Wita.

Api yang cepat membesar melalap permukiman yang didominasi bangunan semi permanen berbahan kayu. Angin kencang dan akses lorong yang sempit membuat api dengan mudah merambat ke rumah warga lainnya.

Berdasarkan hasil asesmen dan pendataan yang dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar bersama aparat Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala, serta Kencana/Kaltana, data sementara korban terdampak adalah sebagai berikut:

- *Jumlah Rumah Terbakar: 36 Rumah*

- *Jumlah Kepala Keluarga: 60 KK*

- *Jumlah Jiwa Terdampak: 245 Jiwa*

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kalaksa BPBD Kota Makassar Dr. H. M. Fadli Tahar, S.E., M.M. bersama Kencana/Kaltana Kaluku Bodoa, Kencana/Kaltana Buloa, dan Kencana Bontoala/Kaltana Baraya telah turun langsung ke lokasi, Selasa (11/8/2026) untuk melakukan peninjauan dan menyalurkan bantuan logistik darurat berupa selimut, terpal, matras, family kit, dan kebutuhan dasar lainnya.

"Data sementara yang masuk di kami 36 rumah, 60 KK dan 245 jiwa. Pendataan masih terus berlanjut. Kami fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi dan memastikan mereka mendapatkan tempat yang layak sementara," Ujar Kalaksa BPBD Kota Makassar.





Saat ini para korban mengungsi di rumah kerabat dan di posko darurat yang telah disiapkan di sekitar lokasi. BPBD Kota Makassar bersama Dinas Sosial dan Pemerintah Kecamatan Bontoala masih bersiaga di lokasi untuk antisipasi dan penyaluran bantuan lanjutan.

BPBD Kota Makassar menghimbau kepada seluruh warga Kota Makassar untuk lebih waspada terhadap bahaya kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dan kompor dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah.

Mhi LiNa, SE