Postingan

Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana, Plt. Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar Nasrol Adil, S.Si.,M.T; Tekankan Pentingnya Budaya Sadar Data

Jurnalinti24news




Makassar, 29 April 2026 – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, S.Si., M.T., menghadiri puncak peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 yang diselenggarakan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Jalan Kerung-Kerung, Rabu (29/4).

Kehadiran Nasrol Adil dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergi konkret antara BMKG sebagai penyedia informasi cuaca dan gempa bumi dengan BPBD sebagai garda terdepan penanganan darurat di lapangan. Acara yang dimulai pukul 12.00 Wita ini diisi dengan simulasi evakuasi mandiri dan penguatan kapasitas relawan.

Dalam pernyataannya, Nasrol Adil, S.Si., M.T. menyampaikan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dimulai dari pemahaman masyarakat terhadap informasi cuaca dan iklim yang dikeluarkan secara resmi oleh pemerintah.

"Kami di BBMKG Wilayah IV terus berupaya menyediakan data yang cepat, tepat, dan akurat. Namun, data tersebut akan jauh lebih bermakna jika masyarakat memiliki budaya sadar bencana, yakni tahu apa yang harus dilakukan saat peringatan dini dikeluarkan," Ujar Nasrol di sela-sela kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa wilayah Makassar, dengan karakteristik pesisir dan pertumbuhan kota yang pesat, memerlukan sistem mitigasi yang terintegrasi. "Melalui momentum HKB ini, kami memperkuat koordinasi dengan BPBD untuk memastikan rantai informasi peringatan dini sampai hingga ke tingkat RT/RW di seluruh pelosok Makassar," Tegasnya.

Hadir dalam acara tersebut yakni Walikota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Walikota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Ketua PKK Melinda Aksa, Kepala Pelaksana BPBD Dr. H. M. Fadli Tahar, S.E., M.M, Para Camat se-kota Makassar, para Relawan, Tim SAR, dan para pejuang kemanusiaan



Peringatan HKB di Kantor BPBD ini juga ditandai dengan uji coba aktivasi sirine kebencanaan secara serentak pada pukul 13.00 Wita, sebagai pengingat bagi seluruh warga untuk tetap waspada dan mengenali potensi risiko di lingkungan masing-masing.

Acara ditutup dengan peninjauan peralatan taktis kebencanaan dan diskusi singkat mengenai proyeksi cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi Selatan untuk beberapa bulan ke depan.

Mhi LiNa, SE