Postingan

Berdiri di Atas Fasum, Pemilik Warung Sop Saudara Dan Coto Dewi H.Yusuf Dibongkar Paksa dengan Ekskavator

Jurnalinti24news

 




Makassar — Dua warung makan legendaris di Jalan Sunu, Kelurahan Timungan Lompoa, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibongkar paksa oleh petugas gabungan menggunakan alat berat ekskavator pada Rabu, 10 Juni 2026. Warung Sop Saudara dan Warung Coto Dewi milik H. Yusuf tersebut ditertibkan karena membangun struktur permanen di atas fungsi fasilitas umum drainase.Penolakan Pemilik Warung

Operasi ini dipimpin langsung oleh Camat Bontoala Fataullah, AP., M.Si.bersama unsur Tiga Pilar. Turut mengawal di lokasi: Danramil 1408, Kapolsek Bontoala Kompol Dr. Andi Aris Abu Bakar, SH., MH.personel Garnisun, serta Satpol PP Kota Makassar yang diperkuat personel BKO Satpol PP Kecamatan Bontoala. Demi kelancaran penataan di area perbatasan, Lurah Timungan Lompoa Harlawati, SE,M.M hadir didampingi oleh Lurah Tompo Balang M. Darmawangsa, S. Sos, Lurah Wajo Baru Andi Asma, S. Pd, M. Pd dan para Ketua RT RW di kelurahan Timungan Lompoa

Proses eksekusi penertiban ini sempat diwarnai ketegangan dan penolakan dari pemilik usaha. H. Yusuf berusaha menghadang petugas dan meminta penundaan pembongkaran. Mereka beralasan bahwa lokasi tersebut sudah menjadi tempat mencari nafkah selama bertahun-tahun. Meski sempat terjadi adu mulut dan protes keras dari pihak pemilik, petugas tetap bersikap tegas mengawal jalannya penertiban.

Alasan Pembongkaran Paksa : Pemerintah setempat menegaskan bahwa tindakan ini diambil setelah melalui prosedur peringatan yang sah. 

Alasan utama pembongkaran meliputi: Pelanggaran Tata Ruang: Bangunan berdiri secara permanen di atas saluran drainase (selokan).

Penyebab Banjir: Struktur beton warung menyumbat aliran air dan memicu genangan di wilayah Bontoala.

Abaikan Teguran: Pemilik tidak mengindahkan surat peringatan untuk membongkar mandiri.

Satu unit ekskavator dikerahkan ke lokasi untuk meratakan bangunan beton tersebut. Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama unsur TNI dan Polri turut berjaga di lokasi guna memastikan situasi tetap kondusif hingga seluruh material bangunan yang menyumbat drainase berhasil dibersihkan.

Mhi LiNa, SE