Makassar, 21 Juni 2026 – Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Makassar melaksanakan agenda hari ketiga Pelatihan Penguatan Kapasitas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Kegiatan yang berlokasi di lingkungan BBPPKS (Sentra Wirajaya), Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar ini berfokus pada visualisasi lapangan, interaksi langsung dengan penerima manfaat, serta pemahaman fasilitas pemulihan mental.
Seluruh peserta PSM (Pekerja Sosial Masyarakay) didampingi oleh tiga narasumber ahli untuk mendalami aspek praktis pekerjaan sosial secara nyata yakni;
1. Supri Hanjono, mengantar peserta PSM berkunjung ke asrama para klaster pelayanan sosial. Dalam kunjungan ini, beliau memandu peserta untuk langsung menerapkan dasar-dasar asesmen pekerjaan sosial guna menguji kemampuan pemetaan masalah dan penggalian kebutuhan riil di lapangan.
2. Sitti Zaenab, mengajak peserta PSM masuk ke dalam asrama klaster untuk berinteraksi langsung dengan para klien. Sesi interaksi ini melatih kepekaan, teknik wawancara, serta pendekatan humanis pilar sosial saat berhadapan langsung dengan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
3. Wahidin, memberikan pemaparan mendalam mengenai manfaat ruang pulih bagi penyandang disabilitas mental. Beliau menjelaskan bagaimana fasilitas ruang pulih tersebut bekerja dalam mengembalikan fungsi sosial, melatih kemandirian, dan mempercepat proses reintegrasi klien ke masyarakat
Melalui seluruh rangkaian praktik lapangan di hari ketiga, para peserta PSM kini tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pengalaman taktis dalam melakukan intervensi sosial.
Pelatihan tiga hari sukses memberikan kesiapan penuh bagi para pilar sosial untuk memberikan pelayanan yang lebih akuntabel dan profesional.
Penulis : Mhi LiNa, SE