Postingan

Perkuat Harmoni dan Toleransi, FKUB Kota Makassar Gelar Rapat Koordinasi Strategis di Hotel Sultan Alauddin Makassar

Jurnalinti24news





Makassar, 3 Juni 2026 – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) lintas agama guna memperkuat sinergi kemitraan antara tokoh-tokoh agama dengan pemerintah daerah. Acara strategis ini berlangsung dengan khidmat di Ballroom SULTAN ALAUDDIN HOTEL & CONVENTION, Jalan Sultan Alauddin No. 63, Kota Makassar, pada Rabu (3/6/2026).

Rakor ini dihadiri oleh jajaran pengurus FKUB Kota Makassar yang dipimpin oleh Ketua FKUB Kota Makassar, Prof. Dr. H. Arifuddin Ahmad, M.Ag. dan turut hadir unsur Pemerintah Kota Makassar, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, unsur Forkopimda, serta tokoh representatif dari berbagai majelis dan organisasi keagamaan di Kota Makassar.

Dalam sambutan pembukaannya, Ketua FKUB Kota Makassar, Prof. Arifuddin Ahmad menekankan bahwa rapat koordinasi ini merupakan kelanjutan dari komitmen berkelanjutan dalam membangun ekosistem inklusi sosial daerah.

"Pertemuan berkala ini krusial untuk memetakan tantangan kerukunan sekaligus menyusun langkah-langkah preventif berbasis kearifan lokal. Kita ingin memastikan Makassar tetap menjadi rumah yang aman, toleran, dan harmonis bagi seluruh pemeluk agama," Ujar Prof. Arifuddin Ahmad.

Rapat koordinasi kali ini memfokuskan pembahasan pada beberapa agenda utama, antara lain:Evaluasi berkala implementasi program moderasi beragama di tingkat kecamatan hingga kelurahan.

- Optimalisasi deteksi dini potensi gesekan sosial keagamaan di era digital.

- Penguatan program Kelurahan Sadar Kerukunan guna meningkatkan indeks toleransi kota.

- Sinergitas tokoh lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian masyarakat.

Perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kota Makassar memberikan apresiasi mendalam atas konsistensi FKUB Makassar dalam merangkul semua elemen dan melalui integrasi dialog yang melibatkan kelompok pemuda dan perempuan, FKUB dinilai sukses mempersempit ruang polarisasi di masyarakat.

Mhi LiNa, SE