Postingan

Resmi Dilantik di Lapangan Karebosi, 369 Kepala Sekolah SD-SMP Makassar Dikukuhkan Secara Definitif

Jurnalinti24news




Makassar — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar resmi melantik dan mengukuhkan 369 kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri se-Kota Makassar. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertempat di Tribun Lapangan Karebosi, Selasa pagi (23/6/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum bersejarah bagi dunia birokrasi dan pendidikan di Kota Daeng. Pasalnya, setelah sekitar sepuluh tahun (satu dekade) sebagian besar posisi pimpinan sekolah di Makassar diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt), hari ini Pemkot Makassar akhirnya mengukuhkan kepala sekolah definitif secara massal dan komprehensif.

Rincian Kepala Sekolah yang Dilantik Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar, dari total 369 kepala sekolah yang terpilih dan dikukuhkan, komposisinya terdiri dari:

Kepala Sekolah Dasar (SD): 314 orangKepala Sekolah Menengah Pertama (SMP): 55 orang

Seluruh kepala sekolah yang dilantik telah melewati rangkaian proses seleksi yang ketat, objektif, dan berlapis sejak akhir tahun 2025 lalu, mulai dari uji kompetensi, wawancara mendalam, hingga penelusuran rekam jejak.Warning Wali Kota: Kawal SPMB Bersih dan Tanpa Titipan

Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memberikan penegasan dan peringatan keras kepada para pejabat yang baru dilantik. Mengingat pelantikan ini bertepatan dengan momen krusial pendaftaran sekolah, tugas pertama yang wajib dikawal oleh para kepala sekolah adalah memastikan transparansi penuh pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026

."Hari pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB telah berlangsung. Saya menitipkan amanah yang sangat berat namun mulia di pundak Bapak, Ibu sekalian. Saya minta jalankan proses ini secara adil dan transparan. Tidak ada lagi itu yang namanya praktik titip-menitip siswa atau tindakan transaksional," tegas Munafri di hadapan ratusan kepala sekolah.

Selain isu SPMB, wali kota yang akrab disapa Appi ini juga meminta para kepala sekolah untuk segera melakukan pembenahan data pegawai dan guru di satuan pendidikan masing-masing sebagai program kerja prioritas minggu pertama.

Turut hadir mendampingi dalam upacara pengukuhan tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, Kepala Dinas Pendidikan Achi Solaeman, serta jajaran pejabat Forkopimda lingkup Pemkot Makassar.

Penulis : Mhi LiNa, SE